Connect with us

Batu Bara

Bupati Batubara, 1 dari 7 Kepala Daerah di Sumut peroleh penghargaan Ombdsman RI

Published

on

Perwakilan Ombudsman RI Perwakilan Sumut, Abyadi Siregar

Menurutnya sebanyak 8 dari 34 Pemerintah Daerah meraih predikat Zona Hijau dan 26 lainnya masih pada Zona Merah dan Zona Kuning,” | Perwakilan Ombudsman RI Perwakilan Sumut, Abyadi Siregar

Reporter: Muhammad A

BATUBARA –  7 Kepala daerah di Sumatera Utara, dijelaskan Perwakilan Ombudsman RI Perwakilan Sumut, Abyadi Siregar pada hari ini akan memperoleh penghargaan.

”  Diberikan berdasarkan hasil survey penilaian Ombudsman RI Tahun 2021, iya ini merupakan lanjutan penganugrahan secara Nasional di Jakarta pada 29 Desember 2021 lalu,” jelas Abyadi di Medan pada Selasa 18/1/2022).

Penyerahan itu, dikatakan Abyadi hanya diikuti Wakil Bupati Deli Serdang. Sementara 7 Pemda lainnya dengan predikat penghargaan kepatuhan tinggi (Zona Hijau) tidak diundang.

” Dilakukan untuk membatasi ruang acara menjaga protokol kesehatan,” terangnya.

Menurutnya sebanyak 8 dari 34 Pemerintah Daerah meraih predikat Zona Hijau dan 26 lainnya masih pada Zona Merah dan Zona Kuning.

” Suvey dilakukan sejak Juni -Agustus 2021 pada 34 Pemda se Sumut, termasuk Pemrpovsu,” ucap Abyadi.

Ia menyebut 7 Kepala Daerah itu diantraanya adalah, Walikota Medan, Bobby Nasution, Bupati Batubara Ir H Zahir MAP, Bupati Dairi, Dr Eddy Kelleng AT Berutu, Bupati Tapsel H. Dolly  Pasaribu.

Walikota Tebingtinggi Ir H Umar Zunaidi Hasibuan, Wakil Walikota Siantar Togar Sitorus, Sekda Humbahas Drs Tonny Sihombing dan Asisten Pemkab Deliserdang Dedy Maswardi.

Abdi melanjutkan, Ombudsman menilai keterpampangan (tangible) ketersediaan standart layanan publik di unit-unit layanan yang ada di empat Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yakni Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), Disdukcapil, Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan.

 

Batu Bara

Zahir Pastikan Renovasi Rumah Ambruk Rampung Sebelum Idul Fitri

Published

on

Bupati Batubara Ir H Zahir MAP, saat tiba di lokasi bencana angin kencang

“Kami atas nama Pemerintah turut merasa prihatin atas musibah ini, kita masih menghitung perkiraan kebututuhan agar bisa layak huni, kita (Pemerintah) bertanggung jawab untuk itu,” |  Bupati Kabupaten Batubara, Ir H Zahir MAP

DESA LUBUKCUIK – Pemilik rumah ambruk bernama Fitrawati, warga di Desa Lubuk Cuik, Kecamatan Lima Puluh Pesisir, Kabupaten Batubara bersyukur, tempat tinggalnya dibantu untuk direnovasi dan rampung sebelum Idul Fitri.

Kegembiraan itu diungkap Fitrawati, setelah mendengar kabar baik itu saat menerima kedatangan Bupati Batubara Ir H Zahir dan Ketua DPRD, M Safi’i di kediamannya, pada Sabtu (25/3).

Dikunjungan itu, Zahir memanggil sejumlah pimpinan OPD, diantaranya Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup, Dinas Kesehatan, dan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana agar membantu merenovasi rumah Fitrawati menjadi hunian layak tinggal dengan fasilitas tolet layak pakai.

Perbaikan rumah Fitrawati menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Batubara untuk dapat dihuni dengan nyaman sebelum Idul Fitri | Bupati Batubara, Ir H Zahir MAP

” Kami atas nama Pemerintah turut merasa prihatin atas musibah ini, kita masih menghitung perkiraan kebututuhan agar bisa layak huni, kita (Pemerintah) bertanggung jawab untuk itu, semoga bisa rampung sebelum lebaran,” harap Zahir.

Fitrawati juga menerima bantuan dari Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kabupaten itu untuk pemenuhan kebutuhan selama ia tinggal ditenda pengungsian.

Ibu tunggal itu bercerita, dirinya tidak menyangka, sebuah pohon kelapa tumbang akibat angin kencang dan merusak struktur pondasi dan atap rumahnya hingga ambruk ketanah.

“Terima kasih, atas bantuan warga yang telah membantu membersihkan puing puing rumah saya, juga untuk sarana penampungam tenda pengungsian sementaranya,” ungkapnya.

Sebelumnya, peristiwa bencana alam angin kencang terjadi pada siang hari hingga menumbangkan sebatang pohon kelapa jatuh tepat mengenai rumah Fitrawati pada Jum,at (24/3).

Continue Reading

Batu Bara

Kunker ke Kejari Batubara, Kajati Sumut Bicara Soal Disiplin Profesional, Integritas dan Loyalitas Jaksa

Published

on

Kajati Sumut Idianto SH MH saat disambut Kajari Batubara Amru E Siregar saat kunker ke Kejaksaan Batubara Senin(6/6)

Kajari dan seluruh jajaran agar bersinergi dalam penegakan disiplin kerja dan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” Kajati Sumut Idianto SH MH

BATUBARA – Sikap disiplin disertai tindakan profesional, berintegritas dan loyalitas merupakan hal penting yang harus dilakukan seorang Jaksa.

Pesan tersebut secara tegas disampaikan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumatera Utara Idianto, SH, MH saat melakukan kunjungan kerja dan monitoring di Kejaksaan Batubara, Senin (6/6).

Kajati Sumut Idianto datang didampingi Aspidsus Anton Delianto, SH, MH, Asbin Sufari, SH, M.Hum, Kabag TU Rahmad Isnaini, SH, MH dan Kasi Penkum Yos A Tarigan, SH, MH.

Kajatisu Idianto SH MH, Kajari Batubara Amru E Siregar, Bupati Batubara Ir H Zahir MAP

Kajati Idianto tiba di Gedung Adhyaksa disambut Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batubara, Amru E Siregar SH MH beserta seluruh jajaran. Bupati Batubara Ir H Zahir juga hadir menyambut kedatangan Kajati Sumut.

Saat kunker disana, Kajati Idianto menyapa para Kepala Seksi (Kasi), dimulai dari Kasi Intelijen, Kasi Pidum, Kasi Pidsus, Kasi Datun, Kasi Barang Bukti dan Barang Rampasan (Kasi BB & BR).

Begitu juga  pegawai yang bekerja di ruang arsip, dan ruang barang bukti. Usai menyapa, beragam arahan juga diberikan saat Kejati Sumut itu berada di lantai dua gedung Kejari.

” Jalankan sikap disiplin sebagai seorang jaksa dan pegawai  saat menjalankan tugas masing masing,” tegas Idianto.

Mantan Direktur Terorisme dan Lintas Negara Jampidum Kejagung RI tersebut menghimbau kepada Kajari dan seluruh jajaran agar bersinergi dalam penegakan disiplin kerja dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Sederet pesan juga disampaikan Asbin Sufari. Pihaknya mengajak seluruh jajaran di Kejari Batubaran untuk saling bahu membahu dalam menyampaikan laporan kinerja.

Sufari mengatakan, tindakan itu tidak hanya bidang pembinaan, namun bidang lainnya seperti Pidsus dan Pidum perlu didukung dalam laporan kinerja.

“Dengan laporan dan pencapaian kinerja ini, kita bisa mengukur sudah sejauh mana satker tersebut dalam melakukan penyetapan anggaran,” paparnya.

Beberapa pesan lain diutarakan Aspidsus Kajati Sumut Anton Delianto. Anton mengingatkan bidang tindak pidana khusus agar jangan sampai ada tunggakan, baik penyelidikan atau penyidikan.

Sebelumnya Kajari Batubara Amru E Siregar  menyampaikan, bahwa jumlah pegawai di Kejari Batubara Bara berjumlah 39 orang, 15 orang diantaranya merupakan para Jaksa. Kejaksaan Negeri Batubara dibantu 20 orang staf honorer.

Kajari Amru menambahkan, bidang Pidana Khusus (Pidsus) ada beberapa penyelidikan dan penyidikan. Pada Pidana Umum (Pidum), Amru menyampaikan ada 31sampai 35 perkara setiap bulan.

Sesi tanya jawab antara Kajati Sumut dan para Kasi di Kejari Batuhara terkait kendala dalam menjalankan tugas sebagai Aparat Penegak Hukum (APH) juga dibuka Kajati Sumut Idianto (red)

Continue Reading

Batu Bara

Kejari Batubara Kembali Gelar Program Jaksa Masuk Sekolah

Published

on

Kepala Seksi Intelijen Kejari Batu Bara Doni Irawan Harahap SH

“Program JMS untuk menyampaikan pengenalan dan pemahaman- pemahaman terkait Kejaksaan Republik Indonesia baik Tugas Pokok dan Fungsinya, kewenangan yg melekat yang diamanatkan oleh Undang-undang,” | Kepala Seksi Intelijen Kejari Batubara Doni Irawan Harahap

 

BATUBARA – Program Jaksa Masuk  Sekolah (JMS)  terus menjadi salah satu cara  pihak Kejaksaan Batubara agar para peserta didik dapat mengetahui berbagai pemahaman terkait lembaga Kejaksaan termasuk Tugas Pokok, fungsi dan kewenangannya.

Mendulang sukses program sebelumnya, Kejaksaan Batubara kembali menggelar JMS  di Aula UPDT SLTP Negeri 1 Kecamatan Sei Balai Kejaksaan Negeri Batubara, Jumat (3/6).

Kepala Seksi Intelijen Kejari Batu Bara Doni Irawan Harahap mengatakan, JMS kali itu, diikuti sekitar lima puluh pelajar siswa/i yang aktif  mengikuti proses penyuluhan bersama Kepala Sekolah Ngatiman didampingi tiga orang guru lainnya.

“ JMS kali ini didampingi Kasubsi Idiologi,Politik, Pertahanan,Keamananan,Sosial,Budaya dan Kemasyarakatan, Teknologi Informasi Cosman Girsang, SH dan Staff Intelijen,” terang Doni kepada wartawan.

Program JMS Kejaksaan Batubara di UPTD SMP Negeri 1 Talawi

Dikatakan Doni, Kejaksaan mempercayakan Kasubsi A Kejari Batubara Cosman Girsang sebagai nara sumber JMS untuk menyampaikan pengenalan dan pemahaman- pemahaman terkait Kejaksaan Republik Indonesia baik Tugas Pokok dan Fungsinya, kewenangan yg melekat yang diamanatkan oleh Undang-undang.

Lebih lanjut, JMS menjadi program untuk melakukan paparan terhadap pemahanan hukum terkait tindak pidana yang rawan terjadi dikalangan pelajar, seperti UU Narkotika, Ujaran Kebencihan, Berita Palsu (HOAX) dan Kenakalan remaja juga disampaikan.

Doni menambahkan, proses tanya jawab antara Kejaksaan dengan pelajar terajut dengan baik. Berbagai pertanyaan dilontarkan dan mampu dijawab para pelajar. “Ada imbalan hadiah bagi pelajar yang mampu menjawab dengan baik dan benar,”jelasnya.

Kejari Batubara bersama pelajar siswa/i SMP Negeri 1 Talawi

Kasi Intel Adhyaksa itu menegaskan, JMS merupakan kegiatan penyuluhan hukum yang menjadi tugas dan fungsi Kejaksaan, khususnya bidang intelijen dalam peningkatan kesadaran hukum masyarakat termasuk kepada pelajar yang bertujuan untuk memberikan pengenalan hukum sejak dini kepada pelajar. (red)

Continue Reading

Trending