Connect with us

Kriminal

Azis Syamsuddin bantah kenalkan bekas penyidik KPK kepada eks Wali Kota Tanjungbalai Syahrial

Published

on

JONEWS.ID – Mantan Wakil Ketua DPR dari fraksi Partai Golkar Azis Syamsuddin membantah memperkenalkan bekas penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju kepada eks Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial untuk mengurus perkara.

“Saya tidak pernah memperkenalkan Robin ke Syahrial secara khusus,” kata Azis Syamsuddin di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (25/10).

Azis menjadi saksi untuk dua orang terdakwa yaitu eks penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju dan advokat Maskur Husain yang didakwa menerima total Rp11,5 miliar dari pengurusan lima perkara di KPK.

“Syahrial sebelumnya mengatakan ‘Saat tiba di rumah Azis Syamsuddin, saya ngobrol dengan Azis di joglo halaman depan rumah untuk membahas pilkada Tanjungbalai dimana saya mencalonkan diri lagi, tidak lama Azis mengatakan ‘Bro ini gue kenalin seseorang kali bisa bantu-bantu pilkada tapi jangan cerita proyek’, tidak lama ada seseorang yang datang dari arah pos satpam dan Azis mengatakan ‘Bro kenalin ya, lalu saya tinggal dengan Robin’, bagaimana dengan keterangan Syahrial ini?” tanya jaksa penuntut umum (JPU) KPK Lie Putra Setiawan.

“Saya bantah,” tegas Azis.

Azis menyebut Syahrial memang pernah mengirimkan gambar surat panggilan atas nama salah satu pegawai di pemerintahan kota Tanjungbalai.

“Tapi respon saya silakan berkoordinasi dengan kawan kita maksudnya Bakumham (Badan Advokasi Hukum dan HAM) Partai Golkar karena mekanisme di partai begitu, apapun masalah kader berkoordinasi dengan partai, dan Bakumham itu di bawah koordinasi saya,” ungkap Azis.

Azis menyebut ia tidak paham mengenai surat panggilan KPK yang dikirimkan oleh Syahrial.

“Saya hanya lihat itu surat panggilan dari KPK, ya sudah ikuti prosedur. Kan saya curiga juga apakah memang itu benar dari KPK atau surat KPK palsu dan ada juga yang mengaku-ngaku oknum KPK banyak, saya bahkan pernah mengalami hal itu tapi oknumnya sudah ditangkap saat masa Taufiqurahman Ruki,” jelas Azis.

(sumber: ANTARA SUMUT)

Kriminal

2 Pencuri Pagar Pasar Gambir Tebingtinggi Ditangkap Polisi

Published

on

Ilustrasi

Mereka ( pelaku) mengaku mencuri besi, keduanya melanggar Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman tujuh tahun kurungan penjara” |

Kasi Humas Polres Tebingtinggi, AKP Agus Arianto

TEBINGTINGGI –  Dua pelaku pencurian pagar besi di Blok B Gedung Pasar Gambir di Jalan Iskandar di Tebingtinggi dibekuk personil Satrekrim Polres Tebingtinggi, Rabu (12/4).

Peristiwa itu dibenarkan Kasi Humas Polres Tebingtinggi, AKP Agus Arianto kepada wartawan pada Jum’at (14/4). Ia juga mengungkap identitas pelaku dan sembilan keping papan, satu buah gerbang jerjak besi dan satu buah linggis sebagai barang bukti.

Pelaku adalah Feri (35 Tahun) penduduk Jalan Persatuan dan Putra (17 tahun) domisili di Jalan Thamrin Tebingtinggi. Kata Agus, keduanya dibekuk Polisi atas informasi dari seorang penjaga malam pasar Gambir bernama Safrizal.

Baca juga: PT Pos Cabang Tebingtinggi Salurkan Bantuan Beras Untuk 12.280 KPM Pekan Depan

Pelaku /Photo: Istimewa

Kronoligis kejadian malam itu terjadi ketika penjaga memergoki kedua pelaku saat sedang berusaha mencongkel besi tangga di Blok B dengan mempergunakan sebilah linggis saat Syafrizal ronda keliling di sekitar kawasan gedung pasar.

” Karena seorang diri, Safrizal pindah ke gedung A, dan langsung melapor ke personil Tim Opsnal Satreskrim Polres Tebingtinggi ,” jelas Agus.

Namun kedua pelaku sempat kabur dan melempar jerjak besi ketika berpapasan dengan Safrizal di Gedung A, akan tetapi keduanya dapat ditangkap, saat polisi tiba diwaktu bersamaan.

”  Mereka ( pelaku) mengaku mencuri besi, keduanya melanggar Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman tujuh tahun kurungan penjara, kerugian ditaksir sekitar Rp 8 juta,” papar Agus. (joid/jun/wd2)

Continue Reading

Kriminal

Polres Tebingtinggi tangkap pelaku curanmor

Published

on

Ilustrasi

Pelaku ditangkap Polisi pada Jum’at (27/11/2021) di depan Grosir di kawasan Sp Tanah Besi Desa Paya Pasir, Sergai,” | Kassubag Humas Polres Tebingtinggi, Iptu Agus Arianto

TEBINGTINGGI – Kepolisian Resort Tebingtinggi Polda Sumut menangkap 1 orang pelaku curanmor.

Pria mocok mocok itu ditangkap setelah hilangnya sp motor supra milik Poniman kawasan ladang sawit  Dusun III Paya Pasir Sergai pada, 28 November 2021 silam.

” Pelaku berinitial AH (40)  warga Desa Dusun III Paya Pasir Sergai,” jelas Kassubag Humas Polres Tebingtinggi, Iptu Agus Arianto Sabtu (28/11/2021).

Dikatakan Agus, pelaku ditangkap Polisi pada Jum’at (27/11/2021) di depan Grosir di kawasan Sp Tanah Besi Desa Paya Pasir, Sergai.

AH ditangkap usai pemilik kenderaan warga Dusun III Desa Binjai Kecamatan Tebing Syahbandar Sergai melapor ke Polisi.

” Setengah jam korban di ladang, dari pukul 08.30 – 09.00 WIB, sp motornya yang dikuncinya itu raib, korban rugi senilai Rp 9.000.000 juta rupiah,” terang Agus.

Pelaku bersama barang bukti diamankan di Polres Tebingtinggi

” Pelaku disangkakan pasal 362 KUHPidana dengan ancaman kurungan 5 tahun penjara,” pungkas Agus.

Continue Reading

Kriminal

Polisi tangkap pelaku pencurian sarana pengaman jalan Tol di Sergai

Published

on

Barang bukti kejahatan pelaku. Dok.Humas Kepolisian Sergai

2 Pelaku itu initial J (32) warga Rantau Utara Labuhanbatu dan AP (20) penduduk Kecamatan Airbatu Labura,” | Kasi Humas Polres Sergai, AKP Sofyan Spd

JONEWS.ID – Polisi Serdang Bedagai menangkap 2 pelaku pencurian property jalan Tol milik PT Jasa Marga Jum,at (5/11/2021).

22 unit blocking piece dan 1 guadrail dan 69 pasang baut jalan Tol milik perusahaan BUMN itu hilang sekira pukul 04.00 WIB sore kemarin.

Kelengkapan sarana jalan Nasional itu dicuri diseputar  kawasan Tol Gate Teluk Mengkudu di Dusun I Desa Liberia, Kec. Teluk Mengkudu, Kab. Sergai.

” 2 Pelaku itu initial J (32) warga Rantau Utara Labuhanbatu dan AP (20) penduduk Kecamatan Airbatu Labura,”  Kata Kasi Humas Polres Sergai, AKP Sofyan Spd, Sabtu (6/11/2021).

Kernet truk tronton Bk Nopol 8000 OM itu ditangkap Polisi usai aksi keduanya dipergoki Sekurity PT Jasa Marga.

” Gerak gerik pelaku sudah dipantau oleh  Suhendrik dan Erwinsyah, keduanya diamankan petugas jalan Tol,” jelas Sofyan.

Mereka mempergunakan kunci Inggris dan kunci pas untuk mempermudah aksinya.

” Sebahagian barang sudah dimasukkan ke bagian dalam kursi truk,” papar Sofyan.

Barang bukti kejahatan 22 unit blocking piece dan 1 guadrail dan 69 pasang baut jalan Tol  disita Polisi.

” Korban mengaku mengalamai kerugian Rp4,6 juta. Keduanya dijerat Pasal 363 KUHPidana,” pungkas Sofyan.

(rms14/JOMS)

Continue Reading

Trending