Connect with us

Serdang Bedagai

Bupati Sergai urai sebab warga dilarang mudik lebaran

Published

on

Bupati Sergai H Dharma Wijaya./ Foto.Istimewa

“Sayangi keluarga, anak anak dan jiran tetangga, kami berharap jangan mudik tahun ini,” | Bupati Sergai, H Dharma Wijaya

SERGAI – Pemerintahan Presiden  Ir H Joko Widodo resmi mentapkan larangan masyarakat mudik mulai tanggal 6 Mei – hingga tanggal 17 April 2021  jelang lebaran Idul Fitri 13 Mei mendatang.

Ketentuan itu kembali ditegaskan Bupati Sergai H Dharma Wijaya untuk dipatuhi warga di Tanah Bertuah Negeri Beradad, agar tidak mudik lebaran.

” Sayangi keluarga, anak anak dan jiran tetangga, kami berharap jangan mudik tahun ini,” pintanya.

Alasan larangan itu semakin diperketat,  akibat meningkatnya jumlah penderita Covid-19 di Kabupaten tersebut.

Untuk itu, Dharma akan memberlakukan langkah pengetatan terhadap pergerakan disejumlah titik untuk mencegah penyebaran corona di wilayahnya.

” Kita mulai lalai terhadap pengetatan di wilayah Desa, Dusun dan Kecamatan,” tegas Dharma saat berpidato di Kantor Bupati di Jalan Negara, Kamis (29/4/2021).

OPD Pantau pergerakan

Menekan laju penyebaran, Dharma meminta jajaran OPD hingga aparat Desa turut memantau pergerakan keluar masuk warga, termasuk penduduk  Sergai yang berada luar daerah.

Ia memerintahkan aparat Desa agar melakukan pengetatan admnistrasi terhadap warga hendak bepergian keluar daerah.

” Jangan kembali dulu ke Sergai, sebab  larangan mudik berlaku di seluruh Indonesia, jangan nekat kalau tidak mau di Isolasi,” tegas Dharma.

(rms14/JOMSiber)

Serdang Bedagai

Karaoke berujung penganiayaan, Polisi ringkus pelaku saat sembunyi

Published

on

Iluistrasi penangkapan

“Ripan, warga Dusun VIII Jalan Merdeka desa Pekan Tanjung Beringin Kecamatan Tanjung Beringin Kabupaten Serdang Bedagai itu mengalami luka pada bagian pelipis,” Kapolsek Tanjungberingin Iptu Tobat Sihombing

Reporter: Rinaldi Nasution

SERDANGBEDAGAI – Polisi Sektor Tanjung Beringin Kepolisian Sergai akhirnya menangkap ROI (50) pelaku penganiayan terhadap Ripan (36), yang sempat  buron, pada Minggu (12/12/2021).

ROI ditangkap,usai dilapor oleh korban ke Polisi atas kasus penganiayaan yang terjadi di warung tuak pada Kamis (19/8/2021) silam.

Korban melapor ke Polisi, setelah dilempar gelas oleh pelaku, saat korban sedang berkaraoke. Setelah kejadian itu ROI menghilang selama 3 bulan.

“ Akhirnya, pelaku ROI ditangkap saat sedang bersembunyi di sebuah Jambur tangkahan milik nelayan,” Kata Kapolres Sergai AKBP Dr Ali Machfud  dilansir Kapolsek Tanjungberingin Iptu Tobat Sihombing  Selasa (1/12/2021).

Pelaku penganiayaan, ROI saat di Mapolsek Taanjung Beringin

Sihombing menegaskan, warga Dusun VIII Jalan Merdeka desa Pekan Tanjung Beringin Kecamatan Tanjung Beringin Kabupaten Serdang Bedagai itu mengalami luka pada bagian pelipis

Kejadian, berawal saat korban datang bersama rekannya ke warung  tuak pada Kamis (19/8/2021) sekira pukul 15.00 WIB hingga pukul.16.WIB. Korban duduk di meja persis didepan pelaku dan memesan tuak 1 teko, dan ber-karaoke.

“ Satu jam korban berkaraoke, pelaku merasa keberatan,” terang Sihombing

Sihombing menambahkan, pelaku mengeluarkan kalimat “”Kau saja yang terus bernyanyi. Saat itu juga korban langsung menjawab” habis satu lagu ini saya kasih sama pak Roi,”

Pelaku terus merepet, dan terus mengeluarkan perkataan “Kau kau saja hingga pelaku melemparkan gelas minuman tuak hingga mengenai pelipis korban.

“ Benar korban luka robek pada bagian pelipis, dan melapor ke Polisi pada Jum,at (20/8/2021),”jelas Kapolsek itu.

Penangkapan pelaku dipimpin oleh Kanit Reskrim Ipda Qory O Siregar.

“Informasi  pelaku bersembunyi di Jambur tangkahan milik nelayan, pelaku diamankan di Mapolsek Tanjung Beringin Kepolisian Sergai, untuk pemeriksaan lebih lanjut,’” tegas Sihombing.

 

 

 

Continue Reading

Serdang Bedagai

Bupati Sergai sidak vaksinasi pekerja bangunan, minta Dinkes tuntaskan hingga sore

Published

on

Bupati Sergai H Darma Wijaya minta Dinas kesehatan tuntaskan vaksinasi pekerja

Semua pekerja kita harus divaksin, iya vaksin 1, selanjutnya vaksin ke -2 sesuai jadwal,” | Bupati Sergai, H Darma Wijaya

JONEWS.ID – Bupati Sergai H Darma Wijaya lakukan sidak vaksinasi terhadap puluhan pekerja bangunan, Jum’at (26/11/2021).

Darma sekitar pukul 10.00 WIB, tiba tiba menyambangi puluhan pekerja yang tengah beraktifitas di lokasi pembangunan Gedung Kantor Bupati di Jalan Negara Sei Rampah.

Ia langsung manyapa dan disambut senyuman bersahabat para pekerja. Saat bincang bincang ringan bersama mereka, Darma mengetahui,  95 persen pekerja disana belum divaksin.

Bupati saat sidak status vaksinasi pekerja

Kedatangan Darma sekaligus melihat perkembangan pembangunan Gedung Kantor Bupati yang telah dinanti warga Sergai selama 17 tahun.

Hasil perbincangan disana, Darma mengetahui, keterbatasan waktu menjadi penyebab pekerja belum melakukan vaksinasi.

” Waktu mereka tidak ada, karena hari Minggu mereka terus bekerja mencari uang,  kita jemput bola, semua pekerja harus divaksin.

iya ini vaksin 1, selanjutnya dilakukan vaksin ke -2 sesuai jadwal,”tegas Darma.

Sore ini, Darma memastikan puluhan pekerja rampung divaksin. Ia meminta Dinas Kesehatan mempersiapkan seluruh kelengkapan itu.

” Hari ini semua pekerja harus siap divaksin agar herd Immunity pekerja semakin baik, guna mencegah penyebaran wabah virus corona,” jelasnya.

Darma juga meminta, seluruh pekerja tetap patuh terhadap prokes.

” Ini berlaku bagi seluruh pekerja, pakai masker terapkan 5 M Corona,” pesan Darma Wijaya.

Sidak vaksinasi jemput bola pekerja BupatiDarma Wijaya itu disambut baik Wagiman, Mandor puluhan pekerja disana.

” Terima kasih, atas perhatian Bupati kepada kami, sungguh tidak terduga akhirya kami dapat divaksin,” ungkap Wagiman.

(rms14/JOMS)

Continue Reading

Serdang Bedagai

Pemkab Serdang Bedagai minta masyarakat waspada cuaca ekstrem

Published

on

Longsor terjadi tebing jembatan Sihorbu yang menghubungkan jalan kabupaten di Desa Serbananti dengan Desa Marubun Kecamatan Sipispis, Serdang Bedagai.

JONEWS.ID –  Pemkab Serdang Bedagai, Sumatera Utara, meminta masyarakat untuk waspada terhadap kondisi cuaca ekstrem yang akhir-akhir kerap terjadi, karena dapat menyebabkan terjadinya bencana alam.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Serdang Bedagai Akmal di Seirampah, Rabu mengatakan pihaknya meminta masyarakat tetap waspada dengan kemungkinan cuaca ekstrem karena berpotensi terjadinya bencana alam.

Bencana itu, katanya, seperti longsor yang terjadi pada Selasa (16/11) sekira pukul 18.00 WIB, tepatnya di tebing Jembatan Sihorbu yang menghubungkan jalan kabupaten di Desa Serbananti dengan Desa Marubun, Kecamatan Sipispis.

Pihaknya juga menerima laporan jika terjadi longsor di Desa Serbananti, dengan cepat merespons dan tanggap terhadap bencana tersebut.

Menurut informasi dari Camat Sipispis Hidayat Tambunan, longsor itu disebabkan oleh curah hujan yang cukup tinggi dan kondisi jalan yang bertebing mengakibatkan rawan longsor.

Kejadian tersebut juga sudah dilaporkan ke Pemkab Serdang Bedagai dan ditanggapi dengan cepat oleh pemerintah daerah.

“Pagi ini juga Pemkab Serdang Bedagai melalui dinas PUPR sudah berada di lokasi longsor dan telah menurunkan alat berat guna membersihkan material longsor yang menimbun badan jalan. Tidak ada korban jiwa dalam insiden itu,” katanya.

Sementara Kadis PUPR Serdang Bedagai Johan Sinaga menuturkan setelah mendapat informasi bahwa ada insiden longsor di Kecamatan Sipispis, pihaknya langsung bergerak cepat untuk menangani masalah itu.

“Dengan dibantu camat, forkopimcam dan masyarakat, saat ini kondisi jalan dan Jembatan Sihorbu sudah kembali normal dan dapat dilalui oleh masyarakat,” katanya.

(sumber: ANTARA SUMUT)

Continue Reading

Trending