Connect with us

Tebing Tinggi

Mengenal “Manusia Silver” di traffic light Tebingtinggi

Published

on

"Manusia Silver" ketika beraksi di traffic light simpang empat Tebingtinggi./ JONews.id

TEBINGTINGGITraffic Light yang  lazim disebut sebagai sarana pengatur lampu Lalu Lintas menjadi lapak mata pencaharian bagi Andre yang disebut warga dengan istilah “manusia silver”.

Staylist bertopi dan berkacamata, menjadi daya tarik tersendiri ketika performance itu dipadu dengan gerakan lamban seperti “pantomin”.

Di persimpangan Jalan Sudirman, Jalan K.F Tandean, Jalan Ahmad Yani dan Jalan Suprapto Tebingtinggi, menjadi lapak bagi Andre untuk mencari uang demi putri kecil dan istrinya yang tengah mengandung.

Berbekal betor miliknya, ia terus berpindah tempat dari satu kota ke kota lain untuk menghidupi keluarganya. Sementara keluarganya diminta Andre agar menetap di Medan.

Andre sering  berpindah per tiga atau lima hari sekali. Dua pekan lalu, ia berada Kota Kisaran, destinasi kota terjauh yang pernah Ia ditempuh dengan seabrek kisah dan pengalaman yang enggan ia ceritakan.

“ Beragam persepsi soal profesi ini, biarlah pasti ada yang memiliki rasa iba, aku jual jasa seni body painting   kepada pengemudi saat berhenti di lampu merah,”

Jadwal bertemu dengan keluarga terjalin hanya sekali dalam sepekan. Ia menetap hanya 2 hari,  lalu menggeber betor miliknya dan kembali bekerja meninggalkan kota Medan.

Setahun lamanya  profesi itu ia geluti. Ia bekerja sejak pukul 09.00 Wib. Tubuh kurus itu harus ditabur dengan serbuk khusus secara merata. “Body Painting” begitu ia menyebutnya.

Kemampuan menabur  itu diperolehnya setahun silam lewat media sosial. Berbekal pengetahuan itu, olesan serbuk mampu dilakukan Andre tanpa bantuan.

Untuk hasil lebih maksimal,  Ia mempergunakan sarana Fasilitas Umum (Fasum) kota yang ia singgahi, Toilet SPBU, hingga toilet warkop kaki lima.

Selanjutnya, serbuk warna Silver yang menempel dikulitnya terlihat terlihat mengeras seakan  menutup pori-pori kulit sawo matangnya. Berulang warga penduduk di kawasan Medan Barat itu menekankan tak ada efek yang ia rasakan, saat tubuh itu “dilulur”.

”Hanya gerah aja bang, saat panas terik menerpa kulit, cuma itu, tak ada efek samping terhadap kesehatan dan kulitku,” bebernya saat dtemui JONews.id  jelang ba’da shalat Ashar Jum’at pekan kemarin.

Pria usia 42 tahun itu juga memiliki kemampuan memasak dan bartender yang terpaksa harus ditinggalkan. Alih-alih ia menuding  wabah corona( Covid-19) dituding Andre sebagai biangnya keroknya.

Gerakan seperti pantomin tak pernah dipelajari. Baginya, mental adalah modal utama dan senyum ihklas yang harus diperlihatkan.

“ Terik panas matahari tak membuat aku nyerah, aku harus selalu tersenyum dan cari uang,  karena hidup ini butuh makan,” ungkapnya.

Andre ditemani seorang pegamen jalanan saat ia beraksi di kawasan itu. Tak banyak yang dapat dia ungkap, karena harus mengejar  waktu, kala lampu warna hijau berganti menjadi merah.

Ia pun tak dapat memastikan perubahan profesi yang tengah digelutinya. Pria jangkung itu berharap, dapat memliki pekerjan tetap. Namun Andre sang “manusia silver”  tak mau mengkhayal.

(rms14/JOMSiber)

Tebing Tinggi

Pj Wali Kota Tebingtinggi Kenakan Baju Adat Simalungun Saat Irup HUT Kemerdekaan RI ke-78

Published

on

Pj Wali Kota Tebingtinggi, Drs Syarmadani Msi (Photo.HO/Diskominfo)

Menghadapi tahun politik ini, kita tetap menjaga persatuan dan kesatuan di Kota Tebingtinggj’ untuk kesejahteraan kita bersama,”| Pj Wali Kota Tebingtinggi, Drs Syarmadani Msi

TEBINGTINGGI– Baju kain hiou milik adat budaya Simalungun menjadi pimihan kustum pilihan yang dikenakan Penjabat (Pj.) Wali Kota Tebing Tinggi Drs. Syarmadani saat tampil sebagai Inspektur Upacara HUT ke-78 Republik Indonesia di Lapangan Merdeka, Kamis (17/8).

Langkah cinta terhadap adat budaya Nusantara  itu juga diikuti oleh para Asisten, Staf Ahli, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah(OPD), kepala Kecamatan, termasuk tiga puluh lima Kepala Kelurahan yang juga turut mengenakan pakaian adat dari berbagai wilayah di Indonesia.

Di moment tersebut,  Pj Wali Kota, Drs Syrmadani menegaskan’ bahwa bendera merah putih bukan hanya sebagai simbol bangsa, namun juga menjadi simbol harga diri  pencapaian tujuan cita-cita pembangunan dan kemerdekaan.

Seraya berharap sebagai penerus bangsa kiranya mampu meneruskan pembangunan, mampu meneruskan cita-cita pembangunan dan kemerdekaan bangsa.

“Menghadapi tahun politik ini, kita tetap menjaga persatuan dan kesatuan di Kota Tebingtinggj’ untuk kesejahteraan kita bersama,” ucapnya. (red)

Continue Reading

Tebing Tinggi

15 Berkas Bacaleg Parpol Pemilu 2024 Masuk Verifikasi

Published

on

Plt Ketua KPU Tebingtinggi, Rudi Herwin Tanjung SE

TEBINGTINGGI – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tebingtinggi resmi menerima 15 berkas bacaleg dari 18 parpol  pemilu serentak 2024.

Plt Ketua KPU Tebingtinggi, Rudi Herwin kepada wartawan menjelaskan, hanya 15 parpol yang menyerahkan berkas bacaleg hingga hari terakhir pendaftaran hingga Minggu(14/5) pukul 23.59 WIB.

” Seluruh berkas telah diterima dan akan diverifikasi mulai hari ini,” jelasnya.

Lebih lanjut, Rudi merinci ke 15 Parpol itu, diantaranya Partai PDI Perjuangan, Partai Nasional Demokrat (NasDem), PKS, PAN, PKB, Hanura, Demokrat, Gerindra, PPP, Golkar, Ummat, PSI, Perindo, PKN dan Partai Gelora. Sedangkan 3 partai yang tidak masuk adalah Partai Garuda, Buruh dan PBB. (Ilham)

 

 

 

Continue Reading

Tebing Tinggi

Partai Gelora Indonesia Tebingtinggi Optimis Raih 3 Kursi Fraksi di Pemilu Legislatif 2024

Published

on

DPD Partai Gelora Indonesia Tebingtinggi

Partai Gelora akan membangun jaringan, seluruh struktur bergerak mendekat kepada masyarakat, melakukan kegiatan-kegiatan yang bisa memberikan simpati kepada masyarakat,” | Ketua DPD Partai Gelora Indonesia Kota Tebingtinggi, Wakidi

TEBINGTINGGI – Usai mendaftar bacaleg ke KPU, Partai Gelombang rakyat (Gelora) Indonesia Tebingtinggi optimis mampu meraih 1 fraksi dalam kontestasi pemilu legislatif tahun 2024 mendatang.

Pernyataan itu secara tegas di sampaikan Ketua DPD Partai Gelora Tebingtinggi, Wakidi saat wawancara kepada wartawan pada Minggu (14/5/20230 malam di Kantor KPU di Jalan RSU Kelurahan Pasar Gambir Tebingtinggi.

Partai Gelora, kata Wakidi resmi mendaftar sekira pukul 21.00 WIB, namun Wakidi mengaku mengalami kendala dalam mengakses Sistem Informasi Pencalonan (Silon). Hal itu diungkap Wakidi karena data yang bersifat sentralistik.

“ Diseluruh Indonesia seperti itu, jadi kawan kawan di daerah lain, juga berjuang seperti yang kami lakukan malam ini,”ungkapnya.

Petinggi partai Gelora itu mengucapkan terima kasih kepada KPU Tebingtinggi yang terus menempuh langkah koordinas dengan partai Gelora, sehingga mampu menyelesaikan persyaratan dengan tidak menabrak Undang Undang.

Wakidi juga mengatakan bahwa dari sisi peraturan pendaftaran, KPU memang menetapkan sampai pukul 24.00 WIB, tapi kami belum keluar dari batas yang ditentukan secara undang-undang.

Lebih lanjut, Wakidi mengurai keterwakilan perempuan di partai Gelora telah memenuhi syarat 30 persen. Ia menjelaskan disetiap dapil, Wakidi menetapkan 6 orang bacalegnya.

Mantan anggota DPRD Tebingtinggi itu menambahkan, system pemilu tahun 2024 memiliki perbedaan seputar sistem pemilu dan daftar calon. Menurut Wakidi, sistem pemilu yang seharusnya diterbitkan kemudian pendaftaran calon legislatif.

“ Jadi, kita nggak tahu apakah menggunakan sistem terbuka atau tertutup,” kata Wakidi.

Menjelang kompetisi tahun 2024 mendatang, Partai Gelora akan membangun jaringan, seluruh struktur bergerak mendekat kepada masyarakat, melakukan kegiatan-kegiatan yang bisa memberikan simpati kepada masyarakat, kemudian Bacaleg turun ke masyarakat.

“ Untuk Pilpres, Partai Gelora belum menentukan sikap, karena bulan September nanti baru mulai pendaftaran, jadi kami konsentrasi untuk Pemilihan Legislatif dahulu,” tegas Wakidi.

Plt Ketua KPU Tebingtinggi, Rudi Herwin mengatakan, pendafatran partai Gelora tidak mengalami kendala. Kendati menjadi pendaftar terakhir menjelang pukul 24.00 WIB, Partai Gelora rampung menyelesaikan kendala yang sempat dialami.

“ Mulai tanggal 15 Mei hingga 23 Juni 2023, tim verifikator KPU akan melakukan evaluasi pemberkasan,” jelas Rudi kepada wartawan. (Ilham)

 

 

 

Continue Reading

Trending