Connect with us

Pendidikan

Syahwat Guru Petaka Pelajar

Published

on

jonews.id | foto : Muhammad Rahmadsyah

jonews.id | TEBINGTINGGIBeragam saja cara orang untuk menyalurkan syahwat. Kadang cara yang dilakukanpun tak masuk akal manusia normal.

Tak kenal usia, tempat, status sosial hingga agama, otak terduga pelaku terus berfikir kencang merancang rencana bulus bermodal fulus.

Kerentanan ekonomi selalu menjadi peluang agar korban bertekuk lutut tak berdaya. Kalimat gempuran meyakinkan, lewat bujuk rayu terus dilancarkan tahap demi tahap, demi tersalurnya hasrat bejat yang siap melahap.

Belakangan, kasus pelecehan seksual anak Indonesia menjadi persoalan bermuara solusi. Semua pihak diminta waspada.

Perhatian orang tua, dinilai menjadi modal utama agar anak tidak merasa sendiri saat berada di lingkungan tempat ia bermukim.

Termasuk kegiatan anak di dalam dan luar sekolah. Disana (sekolah), guru otomatis menyandang peran sebagai pelindung, bukan pembuat masalah.

Guru memang bukan makhluk sempurna.Namun guru ciptaan Tuhan dengan yang memiliki predikat penyandang pendidikan tinggi.

Tentu saja ia menjadi panutan. Akan tetapi bagaimana jika permasalah muncul dari seorang guru?

Bagaimana jika, tenaga pendidik itu melakukan tindakan asusila, pelecehan terhadap anak muridnya sendiri?

Bagaimana jika sosok guru itu diduga memaksa, seorang anak harus memakan makanan yang bertentangan dengan akidahnya?

Bagaimana, jika praktik dugaan asusila itu terjadi terhadap bocah pelajar di Tebingtinggi Sumatera Utara?

Andai terjadi, sungguh dunia pendidikan dan marwah Korps Pegawai Negeri (Korpri) dan etika guru bakal tercoreng.

Jika terbukti, etika menghormati kehidupan beragamapun terusik oleh tindakan sosok panutan yang seharusnya menjadi The Guardian, bukan malah menjadi The Predator.

Investigasi

Investigasi reporting Gosumut.com, orbitdigitaldaily.com, Koran Harian Orbit, transbisnis.com, jonews.id, gi-media.com, expresisumut.com, seorang bocah pelajar mengaku mengalami peristiwa itu.

Sebut saja namanya Kumbang (16) pelajar yang bermukim di seputar perbatasan Tebingtinggi – Sergai itu mengaku pernah dilecehkan oleh seorang oknum guru PNS bermarga L yang mengajar di sekolah tempat korban menimba ilmu.

Pelajar yang kini menyendiri dirumah gubuk milik orangtuanya itu menceritakan seluruh kejadian tindakan pelecehan seksual yang dialaminya dalam wawancara dokumentasi rekaman video berdurasi 20 menit kepada wartawan disaksikan Kepala Lingkungan.

Korban menceritakan, aksi pelecehan itu terjadi saat korban memilih menetap di rumah kontrakan sang guru di kawasan persimpangan Gatot Subroto Tebingtinggi, pada Maret 2020 silam.

Semua berawal saat wali kelas korban initial T, memberi tawaran kepada korban agar korban tinggal bersama L, mengingat korban hanya tinggal bersama abangnya yang selalu sibuk hingga jarang pulang kerumah.

Kumbang mengaku anak paling kecil daro 3 bersaudara yang hidup mandiri lantaran ditinggal kerja orang tua diluar Provinsi. Sementara 1 dari dua orang abnya telah menikah.

Kerasnya tekanan ekonomi membuat ia tak berdaya saat mulai memasuki kelas 2 disebuah sekolah kejuruan milik. Pemerintah

Kondisi itu menoreh simpati wali kelas Kumbang initial T. Kumbang mengaku, T menawarkan ajakan oknum guru kepada Kumbang agar tinggal serumah bersama 1 pelajar lain.

Korban mengiyakan, lantaran ia cukup mengenal P dengan baik, sebagai guru yang mengajar mata pelajaran dikelasnya.

Singkatnya pada Januari 2020, korban sah menginap gratis di rumah kontrakan L bersama 1 pelajar lain yang beragama Kristen asal kota Binjai yang berbeda akidah dengannya.

Kehidupan korban bersama penghuni lainnya berjalan normal. Dihadapan Kepling sore itu, korban mengaku, tidak satupun gerak gerik L membuatnya curiga.

Satu Kamar

3 bulan menetap dikontrakan guru sarjana asal Kabupaten Toba Samosir itu, kehidupan Kumbang berjalan normal. Ia tidur dikamar berbeda dengan guru itu.

Hingga suatu malam, peristiwa dugaan pelecehan seksual yang menimpa Kumbang terjadi. Pelajar berambut pendek itu diminta agar tidur satu kamar dengan guru tersebut.

” Ngapain disana sendirian, dikamar saya saja” cerita Kumbang menirukan kalimat oknum guru saat wawancara khusus berdurasi 20 menit Selasa ( 6/10/2020).

Ia tak mampu mengelak, pelajar itu menuruti keinginan oknum guru dan tidur seranjang dengannya. Awalnya tidak terjadi apa apa. Keduanya tidur normal hingga menjelang fajar menyingsing.

Sekitaran bulan Maret 2020, Kumbang terus tidur dikamar oknum guru. Malam itu, guru berpredikat sarjana jebolan salah satu Universitas Negeri di Sumut itu mulai melancarkan aksi bejatnya.

Alat Reproduksi

Guru berkulit sawo matang kehitaman itu mencoba mencium Kumbang. Aksi itu berhasil ditepis, bahkan Kumbang mengaku membela diri dan menunjang guru itu hingga terjajar ke dinding kamar.

Keadan kembali normal. Namun pria berkacamata itu kukuh melancarkan niatnya memegang alat produksi Kumbang. Korban terus berusaha mempertahankan diri.

Perlawanan korban membuat oknum guru itu mengurungkan niatnya. Keduanya kembali tidur. Namun aksi itu kembali terulang. Oknum yang tidak diketahui keberadaannya hingga pekan ini kembali meraba dan memegang alat reproduksi korban.

Korban mengaku lelah. Hasrat oknum guru tersampaikan. Alat produksi korban berhasil dikuasai oknum guru itu sampai korban ejakulasi.

Pagi esok harinya, Kumbang mengurai alasan oknum guru yang mengaku melakukan itu dalam keadaan tidak sadar, alias mimpi atau mengingau.

Ocehan itu tak digubris. Kumbang marah, namun diam tak berdaya. Kejadian itu kerap berulang sampai 3 -4 kali.

Korban tidak tahan. Jum,at dua pekan kemarin, ia menceritakan kejadian yang dialaminya kepada beberapa orang guru.

Pertemuan bersama Kepala Sekolah pun digelar. Sampai kini, belum ada tanggapan dan penyelesaian apapun dari kepala sekolah terkait dugaan pelecehan generasi muda itu.

Makanan Haram

Korban terus bercerita. Pelajar bercita cita jadi Brimob itu mengaku pernah dipaksa oknum guru itu untuk memakan daging babi yang bertentangan dengan akidah agama islam yang dianutnya.

Upaya oknum itu membuahkan hasil. Korban kembali menuruti kemauan tenaga pendidik itu.

” Terpaksa om, tiga kali saya disuruh makan daging babi. Teringat saya, di sup dan dipanggang, tidak enak rasanya,” ucap lirih korban.

Korban mengaku takut. Secara pribadi ia menginginkan agar, perilaku oknum guru dapat diproses secara hukum.

” Orang tua saya sudah tau, namun masih menunggu kabar mereka. Saya tidak tau harus berbuat apa, bantulah saya,” ucapnya memelas.

Pendidikan

75.362 Siswa Lolos SPAN PTKIN 2023, Simak 10 Kampus Paling Diminati di Indonesia

Published

on

UIN Sunan Kalijaga di Yogyakarta

JAKARTA – Secara resmi, 75.362 orang peserta lolos dari hasil Seleksi Prestasi Akademik Nasional (SPAN) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) Senin (3/4). Tahun 2023 ini, terdapat 10 kampus yang paling  diminati dan dipilih siswa di SPAN PTKIN 2023.

Kemenag Imam Taufil mengungkap hal itu pada Selasa (4/4) seperti dilansir dari detik.com. Secara keseluruhan kata Imam, siswa lolos berhak kuliah disejumlah PTKIN yang dipilih.

Selain itu, Imam Taufiq menuturkan bahwa jumlah peserta yang lolos pada SPAN PTKIN tahun 2023 lebih banyak dibandingkan tahun 2022.

“Jumlah peserta yang lolos seleksi tahun ini lebih banyak dibanding pada SPAN PTKIN 2022. Saat itu, ada 73.944 siswa yang dinyatakan lulus seleksi SPAN-PTKIN,” tuturnya.

Baca juga:Virtual Lounching MCP KPK RI, Program Perbaikan Tata Kelola Pemda Se-Indonesia

Imam mengingatkan kepada peserta yang lolos untuk tidak lupa melakukan daftar ulang. Adapun prosedur daftar ditetapkan oleh masing-masing PTKIN. Selain itu, peserta yang lolos bisa memanfaatkan skema beasiswa yang ada di PTKIN.

“Kami sampaikan selamat kepada yang lulus, dan segeralah melakukan registrasi ke kampus masing-masing, dengan memanfaatkan skema beasiswa secara kompetitif yang diatur oleh masing-masing kampus PTKIN. Beasiswa itu di antaranya Kartu Indonesia Pintar (KIP), Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) yang bekerja sama dengan LPDP, Beasiswa Baznas, dan lainnya,” tutur Imam.

Imam menyarankan kepada siswa yang belum lolos SPAN PTKIN 2023 untuk mencoba jalur Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN).

“Bagi peserta yang belum lolos SPAN-PTKIN, kesempatan kuliah masih ada melalui jalur UM-PTKIN. Pendaftarannya akan dibuka pada 10 April sampai 15 Mei 2023,” jelasnya.

10 Kampus Peminat Terbanyak di SPAN PTKIN 2023

• UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta : 66.073 peminat

• UIN Syarif Hidayatullah Jakarta : 61.711 peminat

• UIN Sunan Gunung Djati Bandung : 60.643 peminat

• UIN Walisongo Semarang : 40.080 peminat

• UIN Imam Bonjol Padang : 38.531 peminat

• UIN SUnan Ampel Surabaya : 29.466 peminat

• UIN Maulana Malik Ibrahim Malang : 29.466 peminat

• UIN Alauddin Makassar : 27.781 peminat

• UIN Sumatera Utara Medan : 24.692 peminat

• UIN Raden Intan Lampung : 22.273 peminat

10 Kampus Pendaftar Pilihan I Terbanyak di SPAN PTKIN 2023

• UIN Syarif Hidayatullah Jakarta : 16.328 pendaftar pilihan 1

• UIN Sunan Gunung Djati Bandung : 15.412pendaftar pilihan 1

• UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta : 13.809 pendaftar pilihan 1

• UIN Imam Bonjol Padang : 10.044 pendaftar pilihan 1

• UIN Alauddin Makassar : 9.242 pendaftar pilihan 1

• UIN Walisongo Semarang : 8.820 pendaftar pilihan 1

• UIN Sunan Ampel Surabaya : 8.215 pendaftar pilihan 1

• UIN Sumatera Utara Medan : 7.557 pendaftar pilihan 1

• UIN Raden Intan Lampung : 6.765 pendaftar pilihan 1

• UIN Raden Mas Said Surakarta : 5.380 pendaftar pilihan 1

Bagi yang belum lolos SPAN PTKIN, semangat mempersiapkan diri di seleksi UM-PTKIN 2023 dan jalur masuk perguruan tinggi lainnya, ya! (Sumber: detik.com)

Continue Reading

Pendidikan

Polbangtan Medan siapkan petani milenial berkualitas

Published

on

Sejumlah mahasiswa Polbangtanb Medan yang melakukan magang

JONEWS.ID – Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Medan, menyiapkan lulusan berkualitas yang diharapkan mampu memberikan inovasi dalam bidang pertanian.

Direktur Polbangtan Medan, Yuliana Kansrini di Medan, Jumat (12/11), mengatakan, salah satu upaya yang dilakukan untuk melahirkan lulusan berkualitas adalah dengan mengirimkan mahasiswa mengikuti magang di perusahaan perkebunan ternama.

Saat ini 68 orang mahasiswa Polbangtan Medan sedang melaksanakan magang di sejumlah perusahaan perkebunan terkemuka seperti PT. Perkebunan Nusantara III, Bridgestone Sumatra Rubber Estate, PT. Socfin Indonesia, PT. London Sumatera, Asian Agri Group, PT. Langkat Nusantara Kepong, PT. Abdi Budi Mulya, PT. Buana Estate dan PT. Umada.

“Kegiatan magang dilaksanakan selama empat bulan dari November 2021 hingga Maret 2022,” katanya.

Selama menjalani kegiatan magang, mahasiswa diberikan tugas sesuai dengan mata kuliah yang dipelajari selama semester tujuh, seperti praktik analisis usaha kebun, praktik manajemen mutu, praktik pengelolaan limbah perkebunan, praktik wawasan bisnis dan praktek kepemimpinan organisasi.

Selain menjalin hubungan kerja sama dengan dunia usaha dan dunia industri, tujuan magang juga meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan mahasiswa guna mendukung lulusan sebagai asisten kebun yang handal, profesional dan berdaya saing.

“Magang juga dapat menambah dan memperkaya wawasan dan kompetensi mahasiswa untuk persiapan dalam memasuki dunia kerja sebagai upaya mencetak SDM yang unggul guna menjawab tantangan SDM di masa yang akan datang,” katanya.

Sesuai kurikulum, lanjut dia, Program Studi Teknologi Produksi Tanaman Perkebunan (TPTP), mewajibkan mahasiswa untuk melaksanakan magang atau praktik lapang ke lokasi dunia usaha dan dunia industri yang bekerjasama dengan Polbangtan Medan.

Saat magang, mahasiswa ikut andil dalam melaksanakan kegiatan yang berlangsung di perusahaan tersebut khususnya di lokasi perkebunan.

“Peserta magang dinyatakan selesai mengikuti pemagangan setelah menyelesaikan pekerjaan sesuai jangka waktu yang telah ditentukan dan diberikan sertifikat industri sesuai dengan jenis kegiatan pekerjaannya,” katanya.

(sumber: ANTARA SUMUT)

Continue Reading

Pendidikan

USU peringkat 19 universitas terbaik di Indonesia

Published

on

JONEWS.ID – Universitas Sumatera Utara (USU) menduduki peringkat ke 19 sebagai universitas terbaik di Indonesia berdasarkan data yang dirilis Quacquarelli Symonds Asia University Rangkings (QS AUR) 2022.Sementara di Asia, USU menjadi yang terbaik di peringkat 501-550 dari 687 institusi pendidikan yang dinilai.

Rektor USU Dr Muryanto Amin, di Medan, Senin, mengatakan untuk memantapkan program internasionalisasi USU telah melakukan pemetaan keunggulan universitas.

Ia menyebutkan, ada lima keunggulan USU yang bisa dijadikan modal untuk memperbaiki peringkat USU ke depan, yaitu keunggulan di bidang Agricultural and Biological Sciences, Business, Management, and Accounting, Environmental Science, Biochemistry, Genetics, and Molecular Biology dan Eart and Planetary Sciences.

Keunggulan USU pada bidang tersebut didasari pada jumlah situasi dan jurnal ilmiah yang banyak dirujuk oleh peneliti lainnya.Bidang Agricultural and Biological Sciences misalnya meraih rangking 445 di World rangking, peringkat 1333 di Asian rangking dan peringkat satu di Indonesian rangking.

“Dengan pemetaan yang kita lakukan, maka kita bisa dapat fokus meningkatkan bidang apa yang menjadi prioritas kita ke depan.Kita akan dorong sehingga keunggulan itu menjadi ciri khas USU dalam menapaki internasionalisasi,” katanya.

Rektor mengatakan, terkait capaian USU di QS AUR 2022, hal itu bisa jadi momentum untuk terus meningkatkan kinerja khususnya peningkatan pada indikator-indikator penilaian dalam pemeringkatan internasional.

“Program internasionalisasi ini setiap tahun akan menjadi perhatian universitas untuk terus dioptimalkan dan disosialisasikan sehingga target internasionalisasi sesuai Renstra USU pada 20225 dapat tercapai,” jelasnya.

(sumber: ANTARA SUMUT)

Continue Reading

Trending