Connect with us

Kriminal

Pemilik sabu 880,25 gram diringkus BNNK Tebingtinggi ternyata DPO polisi Aceh

Published

on

Press relise penangkapan pemilik sabu seberat 880,25 gram di Tebingtinggi Sumatera Utara (Photo. JOnews| S.Saragih)

”  Pelaku akan dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) dan Pasal 112 ayat (2) UU No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara” | Kepala BNNK Tebingtinggi Ajun Komisaris Besar Polisi Faduhusi Zendrato

Liputan: S.Saragih
Editor   : Muhammad Rahmadsyah

JO | Gedung BNNK, Tebingtinggi – Diduga pemilik sabu seberat 880,25 gram bernama M.Yunus alias Zulkifli (42) yang diringkus pihak BNNK Tebingtinggi pada Kamis (28/5/2020) merupakan Daftar Pencarian Orang (DPO) pihak kepolisian Aceh.

Zul diamankan aparat BNNK di sebuah rumah kontrakan di kawasan Jl.Akik Padang Hulu. Ternyata pelaku menyewa dua unit rumah kontrakan didua kawasan berbeda.

” Diduga pelaku bernama Muhammad Yunus alias Zulkifli (42) DPO kepolisian Aceh sejak dua bulan silam, ” terang Kepala BNNK Tebingtinggi Ajun Komisaris Besar Polisi Faduhusi Zendrato bersama Kapolres
pada Press Release Jumat (29/5/2020) sore.

Pelaku merupakan warga Gampong Ulee Gampong Kecamatan Cot Girek Kabupaten Aceh Utara yang menetap di Jl.Akik sejak dua bulan silam. Informasi masyarakat, pelaku merupakan pengedar narkotika jenis sabu.

Kepala BNNK, Faduhusi langsung memimpin penyelidikan dirumah kontrakan lainnya di Jl.Suasa Kelurahan Tambangan Padang Hilir, dengan barang bukti sabu seberat 880,25 gram.

Seragam TNI selalu dikenakan pelaku dalam setiap operasinya. Pelaku dan semua barang bukti sudah ditahan di kantor BNN.

” Sudah ditahan di kantor BNNK Tebingtinggi,” ucap Faduhusi dihadapan Asisten Pemerintahan Bambang Sudaryono, Kapolres AKBP James Parlindungan Hutagaol, Danramil 13 Tebingtinggi Kapten Inf Budiono dan Dansubdenpom Kapten CPM Z Siregar.

Pelaku akan dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) dan Pasal 112 ayat (2) UU No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara.

Kriminal

2 Pencuri Pagar Pasar Gambir Tebingtinggi Ditangkap Polisi

Published

on

Ilustrasi

Mereka ( pelaku) mengaku mencuri besi, keduanya melanggar Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman tujuh tahun kurungan penjara” |

Kasi Humas Polres Tebingtinggi, AKP Agus Arianto

TEBINGTINGGI –  Dua pelaku pencurian pagar besi di Blok B Gedung Pasar Gambir di Jalan Iskandar di Tebingtinggi dibekuk personil Satrekrim Polres Tebingtinggi, Rabu (12/4).

Peristiwa itu dibenarkan Kasi Humas Polres Tebingtinggi, AKP Agus Arianto kepada wartawan pada Jum’at (14/4). Ia juga mengungkap identitas pelaku dan sembilan keping papan, satu buah gerbang jerjak besi dan satu buah linggis sebagai barang bukti.

Pelaku adalah Feri (35 Tahun) penduduk Jalan Persatuan dan Putra (17 tahun) domisili di Jalan Thamrin Tebingtinggi. Kata Agus, keduanya dibekuk Polisi atas informasi dari seorang penjaga malam pasar Gambir bernama Safrizal.

Baca juga: PT Pos Cabang Tebingtinggi Salurkan Bantuan Beras Untuk 12.280 KPM Pekan Depan

Pelaku /Photo: Istimewa

Kronoligis kejadian malam itu terjadi ketika penjaga memergoki kedua pelaku saat sedang berusaha mencongkel besi tangga di Blok B dengan mempergunakan sebilah linggis saat Syafrizal ronda keliling di sekitar kawasan gedung pasar.

” Karena seorang diri, Safrizal pindah ke gedung A, dan langsung melapor ke personil Tim Opsnal Satreskrim Polres Tebingtinggi ,” jelas Agus.

Namun kedua pelaku sempat kabur dan melempar jerjak besi ketika berpapasan dengan Safrizal di Gedung A, akan tetapi keduanya dapat ditangkap, saat polisi tiba diwaktu bersamaan.

”  Mereka ( pelaku) mengaku mencuri besi, keduanya melanggar Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman tujuh tahun kurungan penjara, kerugian ditaksir sekitar Rp 8 juta,” papar Agus. (joid/jun/wd2)

Continue Reading

Kriminal

Polres Tebingtinggi tangkap pelaku curanmor

Published

on

Ilustrasi

Pelaku ditangkap Polisi pada Jum’at (27/11/2021) di depan Grosir di kawasan Sp Tanah Besi Desa Paya Pasir, Sergai,” | Kassubag Humas Polres Tebingtinggi, Iptu Agus Arianto

TEBINGTINGGI – Kepolisian Resort Tebingtinggi Polda Sumut menangkap 1 orang pelaku curanmor.

Pria mocok mocok itu ditangkap setelah hilangnya sp motor supra milik Poniman kawasan ladang sawit  Dusun III Paya Pasir Sergai pada, 28 November 2021 silam.

” Pelaku berinitial AH (40)  warga Desa Dusun III Paya Pasir Sergai,” jelas Kassubag Humas Polres Tebingtinggi, Iptu Agus Arianto Sabtu (28/11/2021).

Dikatakan Agus, pelaku ditangkap Polisi pada Jum’at (27/11/2021) di depan Grosir di kawasan Sp Tanah Besi Desa Paya Pasir, Sergai.

AH ditangkap usai pemilik kenderaan warga Dusun III Desa Binjai Kecamatan Tebing Syahbandar Sergai melapor ke Polisi.

” Setengah jam korban di ladang, dari pukul 08.30 – 09.00 WIB, sp motornya yang dikuncinya itu raib, korban rugi senilai Rp 9.000.000 juta rupiah,” terang Agus.

Pelaku bersama barang bukti diamankan di Polres Tebingtinggi

” Pelaku disangkakan pasal 362 KUHPidana dengan ancaman kurungan 5 tahun penjara,” pungkas Agus.

Continue Reading

Kriminal

Polisi tangkap pelaku pencurian sarana pengaman jalan Tol di Sergai

Published

on

Barang bukti kejahatan pelaku. Dok.Humas Kepolisian Sergai

2 Pelaku itu initial J (32) warga Rantau Utara Labuhanbatu dan AP (20) penduduk Kecamatan Airbatu Labura,” | Kasi Humas Polres Sergai, AKP Sofyan Spd

JONEWS.ID – Polisi Serdang Bedagai menangkap 2 pelaku pencurian property jalan Tol milik PT Jasa Marga Jum,at (5/11/2021).

22 unit blocking piece dan 1 guadrail dan 69 pasang baut jalan Tol milik perusahaan BUMN itu hilang sekira pukul 04.00 WIB sore kemarin.

Kelengkapan sarana jalan Nasional itu dicuri diseputar  kawasan Tol Gate Teluk Mengkudu di Dusun I Desa Liberia, Kec. Teluk Mengkudu, Kab. Sergai.

” 2 Pelaku itu initial J (32) warga Rantau Utara Labuhanbatu dan AP (20) penduduk Kecamatan Airbatu Labura,”  Kata Kasi Humas Polres Sergai, AKP Sofyan Spd, Sabtu (6/11/2021).

Kernet truk tronton Bk Nopol 8000 OM itu ditangkap Polisi usai aksi keduanya dipergoki Sekurity PT Jasa Marga.

” Gerak gerik pelaku sudah dipantau oleh  Suhendrik dan Erwinsyah, keduanya diamankan petugas jalan Tol,” jelas Sofyan.

Mereka mempergunakan kunci Inggris dan kunci pas untuk mempermudah aksinya.

” Sebahagian barang sudah dimasukkan ke bagian dalam kursi truk,” papar Sofyan.

Barang bukti kejahatan 22 unit blocking piece dan 1 guadrail dan 69 pasang baut jalan Tol  disita Polisi.

” Korban mengaku mengalamai kerugian Rp4,6 juta. Keduanya dijerat Pasal 363 KUHPidana,” pungkas Sofyan.

(rms14/JOMS)

Continue Reading

Trending