Connect with us

Kriminal

Ini Bukti Surat Nikah Sirih Samri Sihombing Kades Desa Sei Kelembak Sergai

Published

on

Photo : Rahmadsyah | wakuban.co

WAKUBAN.CO | Serdang Bedagai – Samri Sihombing (31) Pria beristri yang menjabat sebagai Kepala Desa Sei Kelembak Kecamatan Dolok Merawan Kabupaten Serdang Bedagai diterpa isu perselingkuhan.

Suami dari pasangan sah Fitrianingsih itu terendus memiliki istri simpanan yang tinggal di seputar kawasan Kecamatan Tebingtinggi Kota.

Wanita itu adalah  Fadilla Harina binti Husin alias Dilla (28) warga Jl.Basuki No.13 Kelurahan Tebingtinggi Lama Kec.Tebingtinggi Kota.

Surat nikah Sirih Samri Sihombing dengan  Fadilla beredar ke publik.

Dilla kepada WAKUBAN.CO menguak cerita awal pertemuannya dengan Samri yang terjadi pada Juni  2017 silam.

Tepat lebaran kedua, pertemuan keduanya diawali  di sebuah rumah di Komplek Perumnas dan berlanjut di sebuah tempat hiburan malam Karaoke Coin Cafee kawasan Jl.A Yani Tebingtinggi.

4 (empat ) bulan setelah menjalin hubungan,Dilla mengandung anak Samri.

Mengetahui Dilla hamil,Samri menikahi Dilla secara sirih pada 29 Desember 2017 silam di seputar Jl. K.F Tandean (Jl.Bulian) Kelurahan Bandar Sakti Kecamatan Tebingtinggi Kota.

Pria beristri itu pun berjanji akan membiayai biaya persalinan dan akan memberi nafkah lahir batin kepada Dilla.

Namun janji Samri tak berujung pada niat baik. Dilla yang  bersalin Cessar tidak  memperoleh biaya apapun sampai buah cinta keduanya lahir pada April 2018 yang diberi nama Nuraini Sandrila Sihombing.

Delapan bulan hidup tanpa nafkah, Dilla tetap bertahan hidup. Upaya mencari keadilan terus dilakukan.

Tahun 2018,Dilla berusaha menjalin komunikasi kepada Samri melalui saluran komunikasi handphone dan  whatsapp. Namun nomor handphone Dilla malah diblokir.

Namun upaya Dilla tak membuahkan hasil. Mencari keadilan, Dilla memberanikan diri menyambangi kediaman Samri di kawasan Desa Kelembah Kecamatan Dolok Merawan.

Walau ketemu dengan Amri (red. sapaan sayang  Dilla kepada Samri),Dilla malah memperoleh sambutan tak senonoh dari Amri dan orangtuanya.

“Mau apa kau kesini,bawa keluar dari rumah ini, anak haram itu.”kata Dilla menirukan.

Sakit hati Dilla semakin dalam,ketika diketahui Samri yang telah menikahinya kembali menjalin hubungan dengan seorang wanita bernama Sri Wahyuni warga Bedagai yang tengah hamil 6 bulan.

“Bang Amri berjanji akan menanggungjawabi biaya persalinan dan nafkah hidup buah hati kami, akan tetapi uang bersalin dan nafkah tak pernah dia berikan sampai saat ini,” Jelas Dilla di sebuah kawasan kuliner A.Yani Sabtu (5/1).

Upaya menuntut tanggung jawab Samri dilakukan. Dilla menyambangi rumah Samri di kawasan Dusun Sei Kelembak.

Dihadapan istri sah Samri,Dilla malah menerima perlakuan tak senonoh dari Samri dan orangtua Samri yang berang melihat kedatangan Dilla ketika itu.

“Keluar dari rumah ini,bawa anak haram itu keluar,”kata Dilla menirukan.

Kepala Dusun Sei Kelembak Samri Sihombing melalui via whatsapp Sabtu (5/1) menuliskan “Nanti saya konfirmasi pak,kebetulan saya lagi nggk enak badan pak,nanti saya konfirmasi ke Bapak, maaf sebelumnya pak.” Tulis Samri di via whatsapp.

 

Kriminal

2 Pencuri Pagar Pasar Gambir Tebingtinggi Ditangkap Polisi

Published

on

Ilustrasi

Mereka ( pelaku) mengaku mencuri besi, keduanya melanggar Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman tujuh tahun kurungan penjara” |

Kasi Humas Polres Tebingtinggi, AKP Agus Arianto

TEBINGTINGGI –  Dua pelaku pencurian pagar besi di Blok B Gedung Pasar Gambir di Jalan Iskandar di Tebingtinggi dibekuk personil Satrekrim Polres Tebingtinggi, Rabu (12/4).

Peristiwa itu dibenarkan Kasi Humas Polres Tebingtinggi, AKP Agus Arianto kepada wartawan pada Jum’at (14/4). Ia juga mengungkap identitas pelaku dan sembilan keping papan, satu buah gerbang jerjak besi dan satu buah linggis sebagai barang bukti.

Pelaku adalah Feri (35 Tahun) penduduk Jalan Persatuan dan Putra (17 tahun) domisili di Jalan Thamrin Tebingtinggi. Kata Agus, keduanya dibekuk Polisi atas informasi dari seorang penjaga malam pasar Gambir bernama Safrizal.

Baca juga: PT Pos Cabang Tebingtinggi Salurkan Bantuan Beras Untuk 12.280 KPM Pekan Depan

Pelaku /Photo: Istimewa

Kronoligis kejadian malam itu terjadi ketika penjaga memergoki kedua pelaku saat sedang berusaha mencongkel besi tangga di Blok B dengan mempergunakan sebilah linggis saat Syafrizal ronda keliling di sekitar kawasan gedung pasar.

” Karena seorang diri, Safrizal pindah ke gedung A, dan langsung melapor ke personil Tim Opsnal Satreskrim Polres Tebingtinggi ,” jelas Agus.

Namun kedua pelaku sempat kabur dan melempar jerjak besi ketika berpapasan dengan Safrizal di Gedung A, akan tetapi keduanya dapat ditangkap, saat polisi tiba diwaktu bersamaan.

”  Mereka ( pelaku) mengaku mencuri besi, keduanya melanggar Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman tujuh tahun kurungan penjara, kerugian ditaksir sekitar Rp 8 juta,” papar Agus. (joid/jun/wd2)

Continue Reading

Kriminal

Polres Tebingtinggi tangkap pelaku curanmor

Published

on

Ilustrasi

Pelaku ditangkap Polisi pada Jum’at (27/11/2021) di depan Grosir di kawasan Sp Tanah Besi Desa Paya Pasir, Sergai,” | Kassubag Humas Polres Tebingtinggi, Iptu Agus Arianto

TEBINGTINGGI – Kepolisian Resort Tebingtinggi Polda Sumut menangkap 1 orang pelaku curanmor.

Pria mocok mocok itu ditangkap setelah hilangnya sp motor supra milik Poniman kawasan ladang sawit  Dusun III Paya Pasir Sergai pada, 28 November 2021 silam.

” Pelaku berinitial AH (40)  warga Desa Dusun III Paya Pasir Sergai,” jelas Kassubag Humas Polres Tebingtinggi, Iptu Agus Arianto Sabtu (28/11/2021).

Dikatakan Agus, pelaku ditangkap Polisi pada Jum’at (27/11/2021) di depan Grosir di kawasan Sp Tanah Besi Desa Paya Pasir, Sergai.

AH ditangkap usai pemilik kenderaan warga Dusun III Desa Binjai Kecamatan Tebing Syahbandar Sergai melapor ke Polisi.

” Setengah jam korban di ladang, dari pukul 08.30 – 09.00 WIB, sp motornya yang dikuncinya itu raib, korban rugi senilai Rp 9.000.000 juta rupiah,” terang Agus.

Pelaku bersama barang bukti diamankan di Polres Tebingtinggi

” Pelaku disangkakan pasal 362 KUHPidana dengan ancaman kurungan 5 tahun penjara,” pungkas Agus.

Continue Reading

Kriminal

Polisi tangkap pelaku pencurian sarana pengaman jalan Tol di Sergai

Published

on

Barang bukti kejahatan pelaku. Dok.Humas Kepolisian Sergai

2 Pelaku itu initial J (32) warga Rantau Utara Labuhanbatu dan AP (20) penduduk Kecamatan Airbatu Labura,” | Kasi Humas Polres Sergai, AKP Sofyan Spd

JONEWS.ID – Polisi Serdang Bedagai menangkap 2 pelaku pencurian property jalan Tol milik PT Jasa Marga Jum,at (5/11/2021).

22 unit blocking piece dan 1 guadrail dan 69 pasang baut jalan Tol milik perusahaan BUMN itu hilang sekira pukul 04.00 WIB sore kemarin.

Kelengkapan sarana jalan Nasional itu dicuri diseputar  kawasan Tol Gate Teluk Mengkudu di Dusun I Desa Liberia, Kec. Teluk Mengkudu, Kab. Sergai.

” 2 Pelaku itu initial J (32) warga Rantau Utara Labuhanbatu dan AP (20) penduduk Kecamatan Airbatu Labura,”  Kata Kasi Humas Polres Sergai, AKP Sofyan Spd, Sabtu (6/11/2021).

Kernet truk tronton Bk Nopol 8000 OM itu ditangkap Polisi usai aksi keduanya dipergoki Sekurity PT Jasa Marga.

” Gerak gerik pelaku sudah dipantau oleh  Suhendrik dan Erwinsyah, keduanya diamankan petugas jalan Tol,” jelas Sofyan.

Mereka mempergunakan kunci Inggris dan kunci pas untuk mempermudah aksinya.

” Sebahagian barang sudah dimasukkan ke bagian dalam kursi truk,” papar Sofyan.

Barang bukti kejahatan 22 unit blocking piece dan 1 guadrail dan 69 pasang baut jalan Tol  disita Polisi.

” Korban mengaku mengalamai kerugian Rp4,6 juta. Keduanya dijerat Pasal 363 KUHPidana,” pungkas Sofyan.

(rms14/JOMS)

Continue Reading

Trending